Innovative Company Excellency

Hallo teman-teman. Dalam rangka UTS kelas Creativity and Innovation, kali ini saya akan bercerita mengenai sebuah perusahaan yang memiliki tingkat inovasi melebihi batas. Dan pastinya teman-teman tak heran jika saya menceritakan bahwa perusahaan itu adalah :

GOOGLE

Google dengan teknologi search enginenya bisa telah dikatakan telah menjadi sebuah necessity untuk banyak orang. Google search engine, dengan kecepatan dan ketepatannya yang luar biasa merupakan alat yang biasa digunakan orang untuk mencari informasi, mau itu digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah, kantor, mencari referensi, mencari update2 baru tentang gosip, berita, games, artis dll. Saking hebatnya Google, bahkan sekelompok orang pun telah menciptakan sebuah religi yang secara kasar bisa dikatakan menyembah Google. Untuk mencapai kredibilitasnya sekarang, tentunya Google telah melakukan banyak inovasi yang luar biasa.

TECHNOLOGY INNOVATION

Teknologi Google muncul dari serangkaian perbaikan dan peningkatan teknologi secara terus menerus. Setiap perubahan teknis Google mungkin tidak akan terlalu berpengaruh untuk rata-rata pengguna Google. Tapi ketika digabung secara keseluruhan, “keunggulan teknologi” Google berasal dari inovasi inkremental tersebut.

Tapi dari semua inovasi-inovasi tersebut, core dari keunggulan search engine Google adalah sistem Page Rank yang diciptakan oleh Larry Page.

PageRank is a link analysis algorithm, named after Larry Page and used by the Google Internet search engine, that assigns a numerical weighting to each element of a hyperlinked set of documents, such as the World Wide Web, with the purpose of “measuring” its relative importance within the set. The algorithm may be applied to any collection of entities with reciprocal quotations and references. The numerical weight that it assigns to any given element E is referred to as the PageRank of E and denoted by PR(E).” – Wikipedia

Ide dasar dari Page Rank adalah untuk memberikan peringkat kepada halaman-halaman web sesuai dari banyaknya klik yang dilakukan kepada halaman tersebut. Semakin banyak klik yang dilakukan kepada halaman web tersebut, semakin tinggi peringkatnya. Larry Page dan Sergey Brin telah berhasil mengubah ide dasar ini menjadi teknologi Page Rank melalui komputasi dan perhitungan tingkat tinggi yang saya pun jika melihatnya langsung pusing. Namun itulah inovasi teknologi yang Google persembahkan kepada kita, sehingga kita pun dengan nyaman hanya tinggal menulis informasi yang diinginkan di Google search engine dan dalam hitungan sepersekian detik kita dapat mendapatkan hasilnya tanpa harus pusing-pusing melakukan kalkulasi yang dilakukan Page Rank.

PROCESS INNOVATION

Dengan teknologi Page Rank, Google telah berhasil menjadi search engine paling reliable. Namun bagaimana Google dapat menjadi search engine yang sebegitu cepatnya dan tetap mendapatkan hasil yang tepat? Tentunya dengan berbagai inovasi nya dalam tahap proses.

Google membagi aktifitasnya dalam improvisasi menjadi dua major activity, Software Engineering dan Hardware Engineering. Software engineering adalah usaha yang lebih fokus kepada Page Rank dan aplikasi lainnya. Software engineering disini berarti adalah menulis kode dan berpikir tentang bagaimana sistem komputer beroperasi untuk melakukan tugas lebih cepat.

Usaha yang satu lagi berfokus kepada hardware. Google telah melakukan banyak upgrade dan inovasi terhadap rak-rak server, penempatan kabel, alat pendingin dan pengaturan posisi data center. Hasilnya adalah operating cost yang lebih murah dan penyesuaian terhadap demand yang terus meningkat. Dengan efisiensi yang lebih tinggi dan pengeliminasian tugas2 yang merepotkan seperti melakukan back up data, inovasi hardware Google dapat memberikan keunggulan lebih daripada pesaing-pesaingnya.

Berikut adalah inovasi proses Google secara lebih mendetil yang berhasil meningkatkan efisiensi dan kecepatan google :

  1. Google File System. Dengan direksi dari Google File System, Google dapat mengoperasikan data-data centernya yang terdiri lebih dari 10,000 komputer secara otomatis tanpa intervensi manusia.
  2. Hardware2 yang berada di Google data center dapat kita temukan dan beli di toko komputer lokal kita. Google menggunakan memory, disc drives, fans dan power supplies yang sama dengan desktop PC standar kita. Hal ini membuat Google dapat mengurangi cost yang sangat tinggi namun tetap dapat menghasilkan hasil yang sama dengan super computer yang sangat mahal. Sehingga Google dapat invest lebih banyak lg untuk komputer2nya. The more computers = the faster it is.
  3. Setiap server Google menggunakan case komputer standar yang diberi nama “kotak pizza” namun dengan satu perubahan penting : setiap plugs dan portsnya berada di depan box untuk mendapatkan akses yang lebih cepat dan mudah.
  4. Rak-rak Google telah didesain untuk menampung server di sisi depan dan belakang. Hal ini dapat membuat sebuah rak standar yang tadinya hanya dapat menampung 40 pizza box server menjadi 80 pizza box server.
  5. Data center Google dapat online dalam 72 jam tidak seperti data center lainnya yang membutuhkan waktu seminggu atau bahkan sebulan untuk online.
  6. Setiap server, rak, dan data center bekerja mirip dengan yang sering kita sebut “plug and play”. Seperti sebuah mouse dicolokkan kepada USB pada laptop, jaringan data network google dapat mengidentifikasi ketika ada resource baru yang dipasang, proses ini sebagian besar dapat beroperasi tanpa intervensi manusia.

Inovasi-inovasi diatas tanpa diragukan telah dapat membantu Google melakukan prosesnya dengan sangat cepat.

PRODUCT INNOVATION

Salah satu inovasi produk Google yang sangat hebat, selain search enginenya, adalah Google Map

Google Earth merupakan sebuah program globe virtual. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Globa virtual ini memperlihatkan rumah, warna mobil, dan bahkan bayangan orang dan rambu jalan. Resolusi yang tersedia tergantung pada tempat yang dituju, tetapi kebanyakan daerah (kecuali beberapa pulau) dicakup dalam resolusi 15 meter.

Google Earth juga memiliki data model elevasi digital (DEM) yang dikumpulkan oleh Misi Topografi Rada Ulang Alik Nasa. Ini bermaksud agar kita dapat melihat Grand Canyon atau Gunung Everest dalam tiga dimensi, daripada 2D di situs/program peta lainnya. 

Meski masih menuai pro dan kontra tentang kehadirannya, Google Earth terus memperkaya inovasinya. Pada saat peluncuran Google Earth 5.0 pencinta peta digital dapat menggunakan Google Earth untuk melihat lautan, bahkan hingga ke Planet Mars.

Fitur baru ini hadir dalam software yang memungkin seseorang melihat citra gambar tentang ke dalaman laut, kondisi Mars. Tidak hanya itu saja, dengan Google Earth mampu menampilkan kondisi Bumi yang terbaru setiap waktunya.

Aplikasi yang diberi nama Google Earth 5,0 telah diujicobakan di California Academy of Sciences di San Francisco. Pada saat peresmiannya Senin kemarin, hadir mantan Wakil Presiden Amerika Serika Al Gore, penyanyi Jimmy Buffet. Kedua tokoh tersebut menyambut baik kehadiran Google Earth generasi baru tersebut.

Mereka mengatakan, perangkat ini bagus untuk mengetahui keadaan Bumi sesungguhnya dari ancaman pemanasan global, termasuk untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat tentang kondisi alam semesta dan Bumi secara nyata.

Bahkan belakangan ini pun kita sering mendengar berita bahwa Google Earth dapat melihat kecelakaan-kecelakaan mobil dan lalu lintas, menemukan orang / barang hilang dll.

BUSINESS MODEL INNOVATION

Dengan segala kecanggihan dan inovasinya, Google telah menciptakan business yang sangat besar. Namun sebenernya gimana sih business model si google ini? Kita kan makenya gratis, dia dapet duit darimana ya?

Jika pertanyaan itu sempat muncul di benak teman-teman, mari saya ceritakan business modelnya si google. Google menggunakan business model yang namanya Pay per Click.

Jika kita melakukan search menggunakan Google, sering kita lihat link-link halaman dengan judul sponsor di halaman paling depan. Nah, web2 sponsor ini lah yang membayar uang kepada Google. Dengan ditaruh halamannya di hasil paling depan, tentu kemungkinan web-web ini di browse oleh pengguna Google menjadi semakin tinggi. Dengan setiap klik yang dilakukan oleh pengguna Google untuk menelusuri link tersebut, si sponsor berkewajiban untuk membayar sejumlah uang kepada Google. Jika kurang jelas, berikut adalah kutipan dari wikipedia mengenai pay per click.

“Pay per click (Bayar per klik) berarti dibayar tiap klik adalah sebuah metode kerjasama periklanan di internet dimana webmaster atau pemilik situs akan dibayar atas setiap klik pengunjung situs pada link iklan yang terpasang di situs web atau blog miliknya. Pada umumnya program – program PPC (Pay Per Click) mengisyaratkan blog atau situs web dengan menggunakan bahasa Inggris. Ada banyak sekali program-program PPC, salah satu di antaranya adalah:

Di antara semua program – program PPC, Google AdSense adalah salah satu yang paling banyak digemari oleh publisher karena kemudahan serta bukti yang nyata untuk menghasilkan dolar dengan memasang iklan di situs web atau blog. Dengan semua ini kita bisa menghasilkan penghasilan dolar dari sebuah blog atau situs web. Semua program di atas adalah salah satu sebagian dari puluhan bahkan ratusan program-program affiliate yang berbentuk PPC (Pay Per Click).”

Saat ini telah banyak yang menggunakan sistem PPC, namun tetap lah Google yang dapat mengaplikasikan sistem tersebut dengan paling baik. Selain karena memang Google telah menciptakan prosedur terbaik, faktor dari banyaknya orang yang menggunakan search engine google juga memiliki kontribusi yang sgt besar, karena sponsor lebih memilih untuk menaruh linknya di web-web yang byk dikunjungi orang.

Ada dua model utama untuk menentukan biaya per klik: flat-rate dan bid-based. Jika teman-teman ingin lebih mengetahui lagi mengenai kedua model tersebut, teman-teman bisa cari sendiri di berbagai web, tentunya mencarinya dengan search engine Google ya. hahaha. Namun yang teman-teman harus ingat adalah, karna sistem ini merupakan bayar per klik, bukan brarti teman-teman bisa iseng untuk mengklik satu link secara terus menerus supaya si sponsor jadi bayar banyak ke Google ya. Sistem ini dapat merekam alamat internet teman2, jadinya jika di klik berulang2 pun, PPP akan menghintungnya sebagai 1 kali klik. Luar biasa ya business model ini.

CONCLUSION

Kesimpulannya adalah, jika teman2 ingin membangun perusahaan sebesar Google, teman2 harus dapat melakukan inovasi di berbagai bidang, tidak hanya di produknya saja. Pertama kita harus melakukan inovasi terhadap teknologi nya dulu karna ini adalah core dari produk kita nanti. Kemudia kita lakukan inovasi dalam prosesnya, supaya teknologi ini dapat diaplikasikan dengan efisien dan realistis. Setelah itu baru kita realisasikan kedua teknologi dan proses ini menjadi inovasi sebuah produk. Jika produk telah dapat direalisasikan, baru kita cari inovasi business model yang cocok untuk produk kita ini. Jika teman2 bisa melakukan ini, kemungkin perusahaan teman2 berkembang pesat menjadi sangat tinggi.

Sekian dan terima kasih

et ducit mundum per luce

Prawedhi

Iklan

About prawedhi

Mahasiswa SBM-ITB 2011
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

2 Responses to Innovative Company Excellency

  1. onlinespiritual berkata:

    blogwalking, nice blog 🙂

  2. Bayu berkata:

    Nice one, Wed.. keep it up!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s