Polygon, beyond global

Kelas CI sudah hampir selesai dan tiba saatnya untuk menulis ide terakhir saya untuk blog ini. Tulisan kali ini adalah untuk membuat sebuah inovasi business model sebuah perusahaan lokal untuk go internasional. Setelah melakukan brainstorming mengenai potensi-potensi industri bisnis di Indonesia, saya memilih perusahaan lokal yaitu:

Polygon adalah sebuah perusahaan lokal Indonesia yang memanufaktur sepeda-sepeda dengan kualitas tinggi yang sangat bersaing dengan kompetitor internasional. Sejak berdirinya tahun 1989, Polygon telah berupaya untuk menjadi pemain kelas dunia di industri ini. Polygon dalam arti harafiahnya berarti ‘segi banyak’ dipandang pantas untuk menyandang karakter sebuah produk nasional menuju ketatnya pasar internasional. Semua segi itulah yang telah dan terus dibangun Polygon dengan berpijak pada 4 pilar utama: technology, quality, craftmanship, dan support.

Berikut adalah beberapa contoh sepeda buatan polygon dengan kualitas tingginya:

New Opportunities in The Bike Industry

Industri manufaktur sepeda mendapat banyak kesempatan baru yang menjanjikan dengan maraknya isu perubahan iklim saat ini. Konsep “Go Green” telah banyak mulai digunakan oleh masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan. Hal ini pun berpengaruh ke bagaimana cara orang-orang bertransportasi. Sebagian besar masyarakat di kota-kota besar saat ini masih berpergian menggunakan transportasi konvensional seperti mobil atau motor yang menggunakan bahan bakar fosil. Kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil ini mengeluarkan emisi CO2 yang sangat tinggi dan berpotensi merusak lingkungan. Karena hal ini, banyak masyarakat pun yang akhirnya berpaling untuk menggunakan sepeda kembali di kota-kota besar sebagai sarana transportasi yang bebas polusi. Hal ini tidak terjadi di Indonesia saja namun hampir di semua belahan dunia. Kenaikan demand yang besar ini memberikan polygon kesempatan untuk menambah ekspansi bisnisnya lagi di dunia internasional.

Innovation for Business Expansion

Menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi, walaupun memiliki keunggulan berbeda dari transportasi lain, tetap memiliki beberapa kelemahan. Bagian terlemah dari bersepeda dari kendaraan konvensional seperti mobil dan motor adalah di bagian kenyamanan / convenience nya. Untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi dibutuhkan kondisi fisik yang sehat dan menguras tenaga yang cukup banyak. Walaupun ini menjadi motivasi beberapa orang (terutama anak muda) untuk memulai life style sehat, hal ini dapat menjadi barrier bagi orang-orang lain yang ingin menggunakan konsep go green tapi tidak memiliki kondisi fisik yang ideal atau merasa terbebani dengan syarat ini. Inovasi yang dapat dilakukan polygon untuk break barrier ini adalah untuk kembali mengembangkan teknologi e-bike, atau sepeda yang menggunakan elektrisitas dan mesin untuk beroperasi.

Sepeda elektrik tradisional

Sebuah sepeda elektrik, atau dikenal juga dengan sebutan e-bike, adalah sebuah sepeda yang dilengkapi dengan motor elektrik untuk menggerakan alat ini. E-bike menggunakan baterai yang dapat di re-charge dan dapat berjalan dengan kecepatan hingga 24 – 32 km/jam. Di banyak negara saat ini, e-bike diklasifikasikan sebagai sepeda daripada motor, sehingga kendaraan ini tidak masuk ke dalam hukum mengenai sertifikasi dan operasi kendaraan bermotor.

Sepeda elektrik memberikan kenyamanan kepada penggunanya. Dengan menggunakan sepeda elektrik, masyarakat dapat tetap mendapat pengalaman bersepeda namun tidak perlu lagi menguras tenaga banyak untuk mengoperasikannya. Sepeda elektrik memberikan penggunanya sebuah kendaraan yang bebas polusi, nyaman, tidak berisik / bau, dapat menghindari macet dan menyehatkan. Selain itu, masyarakat dapat menemukan teman-teman baru dengan seiring terbentuknya komunitas ini.

Saat ini, demand untuk sepeda elektrik ini menjadi sangat besar di seluruh dunia, terutama di China.  Produsen sepeda ini pun masih terbatas dan sulit diakses. Dengan mengembangkan kembali teknologi ini, Polygon dapat melakukan ekspansi global yang lebih besar lagi dan tentunya mengeluarkan sepeda-sepeda elektrik baru yang lebih modern dan murah, mungkin seperti contoh-contoh gambar di bawah ini:

Selain menciptakan produk-produk sepeda elektrik baru, Polygon juga dapat menambah revenuenya tidak hanya dari penjualan saja. Dari pengalaman saya sewaktu CIOFF tahun kemarin, saya melihat banyaknya pos-pos penyewaan sepeda di pinggir jalan kota. Dengan membuat pos-pos seperti ini, Polygon dapat tidak hanya menambah revenuenya namun juga sebagai sarana promosi untuk orang-orang mencoba produk-produk dari Polygon.

Bike Rental Post

Dengan adanya pos-pos rental sepeda seperti ini, orang-orang yang tinggal di luar kota namun bekerja di dalam kota dan harus menggunakan jalan tol untuk masuk ke dalam kota masih dapat menggunakan sepeda saat mereka telah masuk ke dalam kota. Untuk menggunakan fasilitas ini, masyarakat diharuskan untuk menjadi member terlebih dahulu dan mendapatkan membership card yang dapat digunakan untuk pengambilan sepeda.

BUSINESS MODEL

Value Proposition

“Providing you with the very best and most convenient biking vehicle that mother nature loves”

Statement ini menjelaskan bahwa Polygon akan menyediakan sepeda-sepeda tradisional dan sepeda elektrik yang nyaman untuk digunakan di perkotaan dengan kualitas tinggi bagi mereka yang ingin melaksanakan kehidupan go green. Polygon akan terus berinovasi dan menciptakan teknologi-teknologi baru yang mengutamakan kemudahan dan kenyamanan untuk bersepeda.

Customer Segments

Segmen untuk ekspansi bisnis Polygon adalah masyarakat yang memiliki interest dalam saving the earth dan tinggal di perkotaan. Inovasi polygon yaitu sepeda elektrik ditujukan kepada mereka yang menginginkan alat transportasi bebas polusi yang nyaman dan mudah digunakan. Sepeda elektrik juga dapat ditujukan kepada masyarakat yang ingin menghemat uang untuk kendaraan pribadinya. Dengan diciptakan model-model yang unik, trendi dan modern, para pengendara motor atau mobil  yang ingin menghemat uang bensinnya atau masyarakat yang belum mampu membeli kendaraan2 tersebut dapat menggunakan sepeda elektrik dari polygon untuk transportasi sehari-hari dengan membeli produk polygon atau rental dari pos2 polygon.

Core Capabilities

  1. Kualitas – Dengan pengalaman polygon yang telah mencapai tingkat internasional dan dukungan dari teknologi yang telah polygon miliki, Polygon akan terus menyediakan para pelanggannya inovasi dan teknologi terbaru secara terus menerus dengan kualitas tinggi.
  2. Kenyamanan – Kenyamanan akan selalu menjadi prioritas utama bagi Polygon untuk menyediakan kebutuhan masyarakat akan kendaraan bebas polusi yang nyaman dan mudah digunakan.
  3. Servis – Polygon akan menyediakan banyak bengkel reparasi di setiap marketnya yang mudah diakses khusus untuk para customer Polygon agar mereka dapat menjaga kualitas dan kenyamanan sepeda yang mereka cintai

Distribution Channel

Selain dengan melakukan FDI di berbagai macam negara untuk membuka tokonya sendiri, Polygon juga akan menyediakan produknya di berbagai macam retailers besar di seluruh dunia, seperti Walmart. Hal ini dapat memastikan produk Polygon dapat mencapai end-customernya karena retailer besar memiliki lokasi yang strategis di kota-kota.

Customer Relationship

Polygon akan menyediakan bengkel-bengkel reparasi khusus bagi pelanggan polygon untuk menjaga kualitas atau memperbaiki kerusakan sepedanya. Hal ini dilakukan untuk menjaga keistimewaan para customer bahwa mereka sangat lah berarti untuk Polygon. Bagi mereka yang menjadi customer setia tentu akan mendapat hak-hak spesial lainnya seperti diskon, cuci sepeda, tempat khusus untuk menyimpan sepedanya, dll.

Bike Repair Center

Selain menyediakan bengkel reparasi, Polygon juga akan membangun komunitas-komunitas baru serta tempat berkumpul bagi para pengguna sepeda Polygon. Para pembeli baru dapat langsung join ke community sepeda dimana mereka dapat berkenalan dengan teman-teman baru dan berdiskusi, bersepeda atau melakukan hal lain bersama dan tentunya saling membantu saat dibutuhkan. Komunitas ini akan memberikan banyak manfaat kepada pengguna sepeda baru karna mereka dapat mengajarkan banyak hal mengenai sepeda seperti parts-partsnya, cara merawat sepeda, cara mengendarai sepeda yang baik, atau trik-trik bersepeda bagi mereka yang menggemarinya.

 

Bike Community

Cost Structure

Untuk melakukan strategi diatas, dibutuhkan berbagai macam biaya yang harus di upkeep.

  • Staff Salaries and Benefits (30%)
  • Workshop and Office (10%) – R&D (5%), Maintenance and Rental (2,5%), Tools (2,5%)
  • Marketing (10%) – Advertising Material (5%), Sales Representative (3%), Transport (2%)
  • Cost of Goods (50%)

Revenue Streams

Sebagian besar pendapatan akan didapatkan dari hasil penjual produk-produk Polygon dengan kisaran perbandingan sebesar 75% dan sisa 25% pendapatan akan dihasilkan dari rental sepeda.

Conclusions

Maraknya isu perubahan iklim telah merubah mindset masyarakat di seluruh dunia untuk menggunakan kendaraan transportasi yang bebas polusi dan aman untuk lingkungan. Polygon akan menggunakan opportunity ini untuk ekspansi bisnisnya dengan menyediakan kendaraan transportasi baru yang bebas polusi dan nyaman digunakan yaitu e-bike. Produk yang dihasilkan oleh Polygon akan didukung dengan kualitas yang sangat tinggi dan customer relationship yang memuaskan. Produk ini memiliki potensi yang sangat besar untuk mengganti trend masyarakat di seluruh dunia untuk menggunakan sepeda elektrik yang mensubstitusi sepeda motor atau mobil.

Iklan

About prawedhi

Mahasiswa SBM-ITB 2011
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s