Perjalanan Kreatif Satu Semester

Tiba sudah kita di penghujung kelas CI ini. Mengikuti kelas creativity and innovation telah membuka banyak cara berpikir baru kepada saya. Berikut adalah pelajaran yang saya dapat dari kelas CI

  • Confident – Di kelas ini saya belajar mengenai keberanian untuk mengekspresikan ide. Kebanyakan orang selama ini takut untuk mengekspresiken idenya ke orang-orang karna berbagai hal seperti takut idenya dianggap jelek, takut salah, takut dicemooh, dll. Namun di kelas CI ini kami sebagai murid selalu dimotivasi untuk mengeluarkan ide kami, dan seaneh atau sejelek-jeleknya ide yg kami keluarkan, dosen, tutor atau teman-teman selalu memberikan apresiasi. Hal ini yang membuat saya jadi terus berani mengeluarkan ide saya, seaneh apapun dan menjadi semakin semangat untuk mengeksplorasi ide-de baru. Pak Agus selalu bercerita bahwa tidak pernah ada ide yang salah, begitu juga dengan dosen tamu Adi Panuntun pun berkata demikian dan memang bahkan banyak contoh-contoh yang mereka berikan bahwa ide-ide yang awalnya di anggap konyol yg menjadi sebuah breakthrough hingga saat ini seperti Aqua dan Teh Botol Sosro.
  • Creative Thingking – Berpikir out of the box. Satu kalimat yang sangat tertanam di kepala saya setelah menjalani kelas C&I ini. Pak Agus dan kak Adi Panuntun telah banyak memberikan pelatihan dan contoh cara berpikir yang out of the box. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah untuk menghilangkan asumsi-asumsi awal yang muncul dari diri kita sendiri. Asumsi awal yang muncul di benak kita sering kali menghambat kita untuk berpikir lebih lanjut. Contoh soal yang mengenai cara menyeberangi sungai dengan sebalok kayu merupakan case yang menarik karna ternyata banyak sekali cara untuk melewati sungai tersebut selain cara biasa seperti menggunakan kayu itu sebagai jembatan. Soal-soal seperti membagi kotak-kotak menjadi bagian yang sama besar dengan garis juga merupakan case yang menarik.
  • High Dreams – Di kelas ini, Pak Agus sering sekali memberikan video-video yang inspiratif. Salah satu video favorit adalah video dari perusahaan DoCoMo yang menunjukan visinya di masa depan. Visi DoCoMo sangat lah luar biasa, mereka berani menunjukan mimpi mereka dan menunjukan bahwa mereka akan dapat menggapai mimpi tersebut. Hal ini benar2 memotivasi saya untuk bermimpi tinggi dan jangan takut untuk gagal. Karna tujuan dari mimpi tinggi adalah bukan berhasil atau gagal, namun untuk selalu berusaha sebaik mungkin untuk mencapai mimpi tersebut. Bermimpi tinggi membuat mindset kita juga untuk menggapai sesuatu yang tinggi, dengan berusaha menggapai sesuatu yang tinggi  kita akan berusaha sekuatnya dijalan yang sudah kita tetapkan tersebut.
  • Inovasi – Di kelas CI ini saya juga belajar banyak mengenai inovasi. Mulai dari perbedaan inovasi dengan kreatif, hingga berbagai macam inovasi yang dapat kita lakukan. Inovasi tidak hanyak dapat dilakukan di end-product saja, namun juga di process, service dan business model. Ini membuka pikiran saya lebih lanjut lagi mengenai cara melakukan inovasi yang baik dan bukan asal2an.
  • Fun – Sebelum mengikuti kelas ini, saya selalu menilai diri saya sebagai orang yang tidak memiliki kemampuan kreatifitas yang tinggi. Menurut saya hal-hal seperti analytical thinking atau sistematis merupakan keunggulan saya dan kreatif benar2 bukan bidang saya. Sehingga dulu jika saya disuruh untuk melakukan brainstorming atau mengeluarkan ide, malas adalah kata pertama yang muncul di benak saya. Saya tidak pernah suka berpikir yang tidak sistematis atau aneh2. Namun setelah mengikuti kelas ini, berpikir kreatif atau mengeksplorasi ide-ide telah menjadi hal yang menyenangkan untuk saya. Dan sekarang jika saya mendapatkan tugas yang menuntut saya untuk berpikir kreatif, kata pertama yang muncul adalah “seru nih!”
  • Do what you like! – Salah satu dosen tamu kita, Pak Budi Rahardjo benar-benar telah membuka mata saya. Kesan saya kepada dosen tamu ini adalah beliau benar-benar luar biasa menikmati hidup. Karakteristiknya sangat jenaka dan humoris, sangat menyenangkan dalam mengajar. Pelajaran yang benar-benar saya dapat dari beliau adalah untuk menjalankan hal yang kita senangi, karna dari itu pekerjaan akan menjadi sangat menyenangkan. Beliau tampak happy sekali dalam hidupnya, seakan tidak ada beban dan semua masalah tampak hanya lelucon bagi dia. Bahkan beliau berkata bahwa, jika dia meninggal saat ini, dia dapat meninggal dengan bahagia hanya karna satu alasan yaitu, beliau telah menjalani hidupnya dengan melakukan semua hal yang ia gemari.

Banyak sekali hal-hal lain yang saya dapatkan dari kelas CI ini dan telah membantu saya berkembang menjadi individu yang lebih baik lagi. Sungguh luar biasa metode yang Pak Apiq gunakan di kelas ini. Oleh karena itu saya ingin mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya, berasal dari lubuk hati yang paling dalam mengakui bahwa saya telah berkembang, kepada Pak Agus Nggermanto, dosen tercinta kita, Kak Bayu Ningrat, tutor yang sangat baik hati serta dosen-dosen tamu yang telah menularkan pikiran kreatifnya kepada kita Kak Adi Panuntun dan Pak Budi Rahardjo. Terima kasih atas perjalanan kreatif yang luar biasa ini.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Polygon, beyond global

Kelas CI sudah hampir selesai dan tiba saatnya untuk menulis ide terakhir saya untuk blog ini. Tulisan kali ini adalah untuk membuat sebuah inovasi business model sebuah perusahaan lokal untuk go internasional. Setelah melakukan brainstorming mengenai potensi-potensi industri bisnis di Indonesia, saya memilih perusahaan lokal yaitu:

Polygon adalah sebuah perusahaan lokal Indonesia yang memanufaktur sepeda-sepeda dengan kualitas tinggi yang sangat bersaing dengan kompetitor internasional. Sejak berdirinya tahun 1989, Polygon telah berupaya untuk menjadi pemain kelas dunia di industri ini. Polygon dalam arti harafiahnya berarti ‘segi banyak’ dipandang pantas untuk menyandang karakter sebuah produk nasional menuju ketatnya pasar internasional. Semua segi itulah yang telah dan terus dibangun Polygon dengan berpijak pada 4 pilar utama: technology, quality, craftmanship, dan support.

Berikut adalah beberapa contoh sepeda buatan polygon dengan kualitas tingginya:

New Opportunities in The Bike Industry

Industri manufaktur sepeda mendapat banyak kesempatan baru yang menjanjikan dengan maraknya isu perubahan iklim saat ini. Konsep “Go Green” telah banyak mulai digunakan oleh masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan. Hal ini pun berpengaruh ke bagaimana cara orang-orang bertransportasi. Sebagian besar masyarakat di kota-kota besar saat ini masih berpergian menggunakan transportasi konvensional seperti mobil atau motor yang menggunakan bahan bakar fosil. Kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil ini mengeluarkan emisi CO2 yang sangat tinggi dan berpotensi merusak lingkungan. Karena hal ini, banyak masyarakat pun yang akhirnya berpaling untuk menggunakan sepeda kembali di kota-kota besar sebagai sarana transportasi yang bebas polusi. Hal ini tidak terjadi di Indonesia saja namun hampir di semua belahan dunia. Kenaikan demand yang besar ini memberikan polygon kesempatan untuk menambah ekspansi bisnisnya lagi di dunia internasional.

Innovation for Business Expansion

Menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi, walaupun memiliki keunggulan berbeda dari transportasi lain, tetap memiliki beberapa kelemahan. Bagian terlemah dari bersepeda dari kendaraan konvensional seperti mobil dan motor adalah di bagian kenyamanan / convenience nya. Untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi dibutuhkan kondisi fisik yang sehat dan menguras tenaga yang cukup banyak. Walaupun ini menjadi motivasi beberapa orang (terutama anak muda) untuk memulai life style sehat, hal ini dapat menjadi barrier bagi orang-orang lain yang ingin menggunakan konsep go green tapi tidak memiliki kondisi fisik yang ideal atau merasa terbebani dengan syarat ini. Inovasi yang dapat dilakukan polygon untuk break barrier ini adalah untuk kembali mengembangkan teknologi e-bike, atau sepeda yang menggunakan elektrisitas dan mesin untuk beroperasi.

Sepeda elektrik tradisional

Sebuah sepeda elektrik, atau dikenal juga dengan sebutan e-bike, adalah sebuah sepeda yang dilengkapi dengan motor elektrik untuk menggerakan alat ini. E-bike menggunakan baterai yang dapat di re-charge dan dapat berjalan dengan kecepatan hingga 24 – 32 km/jam. Di banyak negara saat ini, e-bike diklasifikasikan sebagai sepeda daripada motor, sehingga kendaraan ini tidak masuk ke dalam hukum mengenai sertifikasi dan operasi kendaraan bermotor.

Sepeda elektrik memberikan kenyamanan kepada penggunanya. Dengan menggunakan sepeda elektrik, masyarakat dapat tetap mendapat pengalaman bersepeda namun tidak perlu lagi menguras tenaga banyak untuk mengoperasikannya. Sepeda elektrik memberikan penggunanya sebuah kendaraan yang bebas polusi, nyaman, tidak berisik / bau, dapat menghindari macet dan menyehatkan. Selain itu, masyarakat dapat menemukan teman-teman baru dengan seiring terbentuknya komunitas ini.

Saat ini, demand untuk sepeda elektrik ini menjadi sangat besar di seluruh dunia, terutama di China.  Produsen sepeda ini pun masih terbatas dan sulit diakses. Dengan mengembangkan kembali teknologi ini, Polygon dapat melakukan ekspansi global yang lebih besar lagi dan tentunya mengeluarkan sepeda-sepeda elektrik baru yang lebih modern dan murah, mungkin seperti contoh-contoh gambar di bawah ini:

Selain menciptakan produk-produk sepeda elektrik baru, Polygon juga dapat menambah revenuenya tidak hanya dari penjualan saja. Dari pengalaman saya sewaktu CIOFF tahun kemarin, saya melihat banyaknya pos-pos penyewaan sepeda di pinggir jalan kota. Dengan membuat pos-pos seperti ini, Polygon dapat tidak hanya menambah revenuenya namun juga sebagai sarana promosi untuk orang-orang mencoba produk-produk dari Polygon.

Bike Rental Post

Dengan adanya pos-pos rental sepeda seperti ini, orang-orang yang tinggal di luar kota namun bekerja di dalam kota dan harus menggunakan jalan tol untuk masuk ke dalam kota masih dapat menggunakan sepeda saat mereka telah masuk ke dalam kota. Untuk menggunakan fasilitas ini, masyarakat diharuskan untuk menjadi member terlebih dahulu dan mendapatkan membership card yang dapat digunakan untuk pengambilan sepeda.

BUSINESS MODEL

Value Proposition

“Providing you with the very best and most convenient biking vehicle that mother nature loves”

Statement ini menjelaskan bahwa Polygon akan menyediakan sepeda-sepeda tradisional dan sepeda elektrik yang nyaman untuk digunakan di perkotaan dengan kualitas tinggi bagi mereka yang ingin melaksanakan kehidupan go green. Polygon akan terus berinovasi dan menciptakan teknologi-teknologi baru yang mengutamakan kemudahan dan kenyamanan untuk bersepeda.

Customer Segments

Segmen untuk ekspansi bisnis Polygon adalah masyarakat yang memiliki interest dalam saving the earth dan tinggal di perkotaan. Inovasi polygon yaitu sepeda elektrik ditujukan kepada mereka yang menginginkan alat transportasi bebas polusi yang nyaman dan mudah digunakan. Sepeda elektrik juga dapat ditujukan kepada masyarakat yang ingin menghemat uang untuk kendaraan pribadinya. Dengan diciptakan model-model yang unik, trendi dan modern, para pengendara motor atau mobil  yang ingin menghemat uang bensinnya atau masyarakat yang belum mampu membeli kendaraan2 tersebut dapat menggunakan sepeda elektrik dari polygon untuk transportasi sehari-hari dengan membeli produk polygon atau rental dari pos2 polygon.

Core Capabilities

  1. Kualitas – Dengan pengalaman polygon yang telah mencapai tingkat internasional dan dukungan dari teknologi yang telah polygon miliki, Polygon akan terus menyediakan para pelanggannya inovasi dan teknologi terbaru secara terus menerus dengan kualitas tinggi.
  2. Kenyamanan – Kenyamanan akan selalu menjadi prioritas utama bagi Polygon untuk menyediakan kebutuhan masyarakat akan kendaraan bebas polusi yang nyaman dan mudah digunakan.
  3. Servis – Polygon akan menyediakan banyak bengkel reparasi di setiap marketnya yang mudah diakses khusus untuk para customer Polygon agar mereka dapat menjaga kualitas dan kenyamanan sepeda yang mereka cintai

Distribution Channel

Selain dengan melakukan FDI di berbagai macam negara untuk membuka tokonya sendiri, Polygon juga akan menyediakan produknya di berbagai macam retailers besar di seluruh dunia, seperti Walmart. Hal ini dapat memastikan produk Polygon dapat mencapai end-customernya karena retailer besar memiliki lokasi yang strategis di kota-kota.

Customer Relationship

Polygon akan menyediakan bengkel-bengkel reparasi khusus bagi pelanggan polygon untuk menjaga kualitas atau memperbaiki kerusakan sepedanya. Hal ini dilakukan untuk menjaga keistimewaan para customer bahwa mereka sangat lah berarti untuk Polygon. Bagi mereka yang menjadi customer setia tentu akan mendapat hak-hak spesial lainnya seperti diskon, cuci sepeda, tempat khusus untuk menyimpan sepedanya, dll.

Bike Repair Center

Selain menyediakan bengkel reparasi, Polygon juga akan membangun komunitas-komunitas baru serta tempat berkumpul bagi para pengguna sepeda Polygon. Para pembeli baru dapat langsung join ke community sepeda dimana mereka dapat berkenalan dengan teman-teman baru dan berdiskusi, bersepeda atau melakukan hal lain bersama dan tentunya saling membantu saat dibutuhkan. Komunitas ini akan memberikan banyak manfaat kepada pengguna sepeda baru karna mereka dapat mengajarkan banyak hal mengenai sepeda seperti parts-partsnya, cara merawat sepeda, cara mengendarai sepeda yang baik, atau trik-trik bersepeda bagi mereka yang menggemarinya.

 

Bike Community

Cost Structure

Untuk melakukan strategi diatas, dibutuhkan berbagai macam biaya yang harus di upkeep.

  • Staff Salaries and Benefits (30%)
  • Workshop and Office (10%) – R&D (5%), Maintenance and Rental (2,5%), Tools (2,5%)
  • Marketing (10%) – Advertising Material (5%), Sales Representative (3%), Transport (2%)
  • Cost of Goods (50%)

Revenue Streams

Sebagian besar pendapatan akan didapatkan dari hasil penjual produk-produk Polygon dengan kisaran perbandingan sebesar 75% dan sisa 25% pendapatan akan dihasilkan dari rental sepeda.

Conclusions

Maraknya isu perubahan iklim telah merubah mindset masyarakat di seluruh dunia untuk menggunakan kendaraan transportasi yang bebas polusi dan aman untuk lingkungan. Polygon akan menggunakan opportunity ini untuk ekspansi bisnisnya dengan menyediakan kendaraan transportasi baru yang bebas polusi dan nyaman digunakan yaitu e-bike. Produk yang dihasilkan oleh Polygon akan didukung dengan kualitas yang sangat tinggi dan customer relationship yang memuaskan. Produk ini memiliki potensi yang sangat besar untuk mengganti trend masyarakat di seluruh dunia untuk menggunakan sepeda elektrik yang mensubstitusi sepeda motor atau mobil.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Menulis di Internet

Selama hampir satu semester saya menjalani kelas CI, saya mendapatkan pengalaman baru yang cukup seru yaitu menulis blog. Pada awalnya saya sempat merasa malas sekali mengerjakan blog, karena pada dasarnya saya sangat tidak menyukai kegiatan yang namanya menulis. Kegiatan yang mengarang kata2 atau kalimat benar-benar bukan keahlian saya. Namun ternyata saya menemukan pengalaman yang berbeda selama menulis blog ini.

Pada saat menulis blog saya merasa saya dapat menshare ide-ide saya dengan sangat leluasa. Kegiatan yang tadinya tampak membosankan oleh saya menjadi sangat menyenangkan. Saya merasa ide saya dapat mengalir dengan sendiri terus menerus dan dengan menyenangkan saya dpat menulis ide-ide tersebut kedalam kalimat dan kata2. Setelah beberapa kali saya menulis di blog ini, saya merasa mulai terbiasa menuangkan ide-ide saya dan mengenerate ide-ide baru pun menjadi tampak lebih mudah. Benar-benar luar biasa Pak Apiq menggunakan sistem blogging untuk mengerjakan tugas. Metode ini benar-benar membantu mengembangkan kreatifitas saya.

Salah satu pelajaran lain yang saya dapat adalah untuk berani mencoba hal2 baru walaupun hal tersebut tampak membosankan. Jika saya tidak memaksakan diri untuk menulis blog, tentunya saya tidak akan mendapatkan pengalaman diatas dan tentunya saya akan merasa sangat menyesal setelah mengetahuinya. Jadi teman2, coba untuk memberanikan diri untuk keluar dari comfort zone, karna faktanya hal itu dapat membantu anda menjadi lebih kreatif.

Akhir kata, kegiatan blogging ini telah menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat sekali untuk saya. Tentunya saya akan terus berusaha untuk tetap melanjutkan kegiatan ini.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Portal, one gate to everything

Kuliah kali ini saya mendapatkan tugas untuk membuat business model baru. Tugas ini merupakan tugas kelompok dan masing2 kelompok bebas memilih tema diantar stasiun televisi, operator handphone, atau social network. Untuk membahas business model kami, berikut adalah kerangka basic dari sebuah business model.

Ide yang terbentuk di kelompok kami adalah untuk menggabungkan stasiun tv dan social network. Kami akhirnya setuju untuk membuat sebuah web bernama Portal. Dengan ditemukannya teknologi baru oleh Sony yang bernama Internet TV, terdapat banyak opportunities baru untuk mengembangkan sebuah bisnis. Portal adalah sebuah web dimana orang-orang dapat mengupload video mereka masing-masing seperti YouTube, namun perbedaan dasarnya adalah web ini dapat diakses dan ditampilkan dengan sebuah TV berkat teknologi internet tv yang dikembangkan oleh Sony. Jadi basically Portal mengembangkan channel dan acara2 TV (layaknya sebuah stasiun televisi) yang content acaranya berisikan user generated. Sampai saat ini, acara2 di dalam sebuah TV masih dikembangkan oleh para profesional. Dengan munculnya channel2 tv yang contentnya disajikan oleh user, kita dapat menemukan pengalaman dan ketertarikan baru dalam menonton sebuah TV.

Keunggulan dari ide ini adalah Portal menggunakan strategi crowd sourcing yang saat ini sangatlah populer seperti Twitter dan YouTube. Hal-hal yang berbau user generated menjadi hal yang sangat disukai dan dengan Portal, hal2 tersebut dapat dikembangkan lagi menjadi acara2 TV. Potensi yang terdapat di dalam portal hampir tidak terbatas dan banyak hal2 baru yg dapat disajikan. Dengan sistem crowd sourcing, acara2 tv yang dpt ditampilkan oleh user akan sangat banyak maka channel-channel TV di portal akan di grupkan sesuai temanya seperti musik, makanan, travel, olah raga, komedi, kartun, belajar, dll dan dalam setiap channel akan ada sub-sub channelnya lagi. Perbedaannya dengan YouTube adalah di bidang convenience. Dengan Portal, kita dapat mengakses channel2 tersebut dengan menekan satu tombol saja di remote tv  sambil duduk nyaman di sebuah sofa layaknya mengganti channel2 tv biasa dan tidak perlu susah2 mengetik terlebih dahulu atau duduk di kursi yang harus menatap ke monitor.

Core capabilities yang disajikan  Portal hampir tidak terbatas. Kami dapat menyajikan acara2 yg diciptakan oleh user mengenai tutorial bermain musik dan trik-trik rahasia cara bermainnya, panduan memasak oleh user yang tidak diketahui orang lain, acara komedi atau lawak oleh user yang ternyata jokesnya sangat lah orisinil dan baru, berbagai macam informasi baru yang selama ini belum ditayangkan di acara2 tv, dll; intinya value proposition Portal adalah untuk mengumpulkan ide-ide2 dari jutaan kepala dan menyajikannya kedalam bentuk acara2 TV.

Customer Segment

Salah satu kehebatan dari Portal lagi adalah karena contentnya berasal dari banyak orang, maka segment dari Portal hampir dapat mencakup semua kalangan umur, jabatan, hobi, kegemaran, dll. Namun untuk kalangan ekonominya, Portal memiliki segment customer yang ekonominya menengah keatas. Hal ini disebabkan karna untuk membuka portal diperlukan investasi TV internet dan jaringan internet.

Distribution Channel

Servis dari Portal akan mencapai target2 diatas melalui berbagai macam ads dan promotion melalui TV,Web2 internet termasuk social network, Majalah, dan Koran.

Partners

Agar Portal dapat berjalan dengan baik, diperlukan adanya kerja sama dengan pihak-pihak seperti : Sony untuk penerapan teknologi Internet TV, Internet Provider, Cable Operator, Experts untuk memberikan rating acara2.

Costs

Biaya-biaya yang dibutuhkan untuk membangun portal adalah:

  • Initial Investment Cost : biaya untuk investasi awal seperti gedung, server, pembangunan PT, main frame, peralatan kantor, dll.
  • Maintenance Cost : biaya yang digunakan untuk perbaikan, penambahan, upgrade hardware secara berskala.
  • Operation Cost: Biaya untuk daily activites
  • Marketing Cost: Biaya untuk penetrasi pasar, pembentukan brand image, promosi dan iklan
Revenues
Revenue dari Portal akan didapat dari iklan-iklan yang ditampilkan di channel-channel Portal.
Conclusion
Portal menjanjikan banyak potensi dengan ide-ide baru, namun untuk mengimplementasikannya dibutuhkan biaya investasi yang cukup besar.
Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Wish Upon a Star

Kita akan membahas mengenai mimpi di post kali ini. Tp sebelumnya mari kita berpikir sejenak, kapan sih terakhir kita bermimpi dan mewujudkannya? Mungkin kita sudah lama tidak bermimpi karna begitu banyaknya masalah yang kita hadapi saat ini. Terlalu lama kita terkurung di kehidupan nyata ini dan kita lupa akan masa indah kanak2 kita, dimana kita masi banyak bermimpi. Begitu banyak keinginan yang ingin kita wujudkan sewaktu kita kecil, namun dengan sejalannya waktu, kita lupa akan itu smua. Mungkin sudah terlalu banyak kita terkecewakan dengan mimpi kita. Mimpi kita dijatuhkan dengan keadaan dunia nyata dan sejak saat itu kita menjadi takut untuk bermimpi. Tapi teman2, jangan lah kita berhenti bermimpi. Karna mimpi hanya akan kita dapat dengan perjuangan.

Saya selalu diajarkan untuk bermimpi oleh ayah saya. Mulai dari kecil, saya bermimpi untuk kuliah di ITB, dan mimpi itu selalu saya pertahankan. Dan saya yakin teman2 pun juga seperti itu. Saya yakin, sebagian besar kita yang kuliah di ITB pasti sudah memimpikannya sejak kecil. Karna kita bermimpi itu, maka kita perjuangkan mimpi tersebut dan lihat hasilnya, kita semua sekarang duduk bersebalahan di bangku ITB. Nah makanya kita harus berani bermimpi lebih besar lagi karna itu akan menjadi landasan perjuangan kita. Tanpa mimpi, tidak akan ada yg kita perjuangkan dan hidup kita akan menjadi tidak ada arti.

NTT DoCoMo, merupakan salah satu perusahaan yang memiliki mimpi yang tinggi. Video dibawah ini adalah visi mereka untuk tahun 2020.

NTT DoCoMo, sebuah perusahaan komunikasi Jepang, memiliki mimpi untuk menyatukan manusia dengan teknologi komunikasi. Setiap orang, walau berbeda jarak dan waktu, dapat berkomunikasi seakan mereka bertemu langsung. Dari sebuah mimpi tersebut, mereka dapat lebih meluaskan lagi aplikasinya sehingga dapat menyelesaikan masalah2 yang lebih kompleks lagi seperti management Global Waste dan CO2 Emission. Itulah salah satu kekuatan bermimpi, dengan bermimpi tinggi, tidak ada batas bagi kita untuk berpikir dan kita akan semakin terpacu untuk menemukan ide2 lainnya yang lebih hebat lagi.

NTT DoCoMo memiliki determinasi yang tinggi untuk merealisasikan mimpi tersebut di tahun 2020. Untuk beberapa orang, mereka berkata hal itu adalah mustahil. Sayangnya, orang2 tersebut tidak memiliki mimpi yang tinggi. Karna inti bermimpi tinggi bukanlah untuk berhasil mewujudkannya atau tidak. Yang terpenting adalah kita berjuang untuk mimpi tersebut. Dalam perjuangan kita mencapai mimpi tersebut akan ada banyak hal yang dapat menjadi pelajaran yang tak ternilai untuk kita. Dan itu adalah esensi sebenernya. Walaupun kita gagal, kegagalan kita tidak akan jauh dari mimpi tersebut. Ayah saya selalu berkata, bermimpi lah tinggi sehingga jika gagal, tidak akan jauh2 dari situ. Seperti contohnya ayah saya, ia selalu bermimpi untuk menjadi presiden Indonesia. Walaupun ia tidak berhasil menjadi presiden Indonesia, ia telah berhasil menjadi presiden direktur sebuah perusahaan yang cukup besar di Indonesia dan mendapatkan gelar Entrepreneur of The Year oleh Ernst n Young.

Contoh lainnya adalah salah satu Idol saya, seorang yang bernama Tom Delonge.

Tom Delonge

Tom Delonge dilahirkan di sebuah keluarga broken home dimana ayahnya tidak peduli terhadap keluarganya dan sering sekali membawa wanita tidak dikenal kerumahnya ke depan dirinya dan ibunya. Ia sering melihat ibunya menangis. Pada umur 16 tahun, ia dikeluarkan dari sekolahnya dan ayahnya meninggalkan keluarganya. Sejak saat itu ia bermimpi untuk menjadi orang hebat dan mengeluarkan ibunya dari kekacauan tersebut. Dengan gitarnya, ia berhasil membuat sebuah band bernama Blink 182 dan menjadi salah satu band paling terkenal di jagad raya hingga saat ini. Saat keinginannya tercapai, Tom tidak berhenti bermimpi. Selama perjalanannya dia di dalam Blink 182, ia menemukan bahwa banyak sekali anak2 yang mengalami nasib seperti dia. Sejak saat itu, ia bermimpi lebih tinggi lagi. Ia bermimpi untuk menjadikan dunia sebuah tempat yang indah. Ia membuat band baru bernama Angels and Airwaves yang memiliki misi “To Heal the World”. Berikut adalah salah satu lirik dari lagunya.:

If I had my own world
I’d fill it with wealth and desire
A glorious past to admire
And voices of kids out walking dogs,
Birds, planes, trees and cars

If I had my own world
I’d love it for all that’s inside it
There’d be no more wars, death or riots
There’d be no more police, packed parking lots,
Guns, bombs sounding off

If I had my own world
I’d build you an empire
From here to the far lands
To spread love like violence ( as fast as violence spread)

Let me feel you, carry you higher
Watch our words spread hope like fire
Secret crowds rise up and gather
Hear your voices sing back louder 

If I had my own world
I’d show you the life that’s inside it
The way that it glows when you find it
The way it survives with it’s families,
Friends or it’s enemies

Let’s make this a new world
I swear you can go if you want to
I know that you have it within you
Inventing the first clean and usable,
God’s greatest miracle

Di lirik tersebut dapat dilihat bahwa Tom memiliki mimpi untuk menciptakan sebuah dunia yang sangat indah dan harmonis, dimana semua orang yang tinggal di dunia tersebut dapat menemukan kebahagiaan dan ketenangan. Walaupun sampai saat ini mimpi tersebut belum dapat terwujudkan, Tom telah berhasil menyelamatkan banyak hidup orang melalui lagu2 dan lirik Angels and Airwaves. Terdapat sebuah cerita bahwa suatu hari Tom sedang menunggu pesawatnya di bandara, dan kemudian muncul 2 orang mendatanginya. Kedua orang tersebut adalah fans Angels and Airwaves dan meminta Tom untuk berfoto bersama mereka. Namun yang spesial adalah kedua orang tersebut merupakan sebuah veteran perang. Satu orang duduk di kursi roda karna kehilangan satu kakinya dan satu orang yang lain kehilangan tangannya. Disaat mereka berfoto, kedua fans tersebut menangis dan berkata kepada Tom, mereka mengatakan bahwa jika bukan karna lagu yang telah dibuatnya, mereka sudah pasti tidak akan menemukan semangat untuk hidup lagi. Lagu2 dari AVA telah memberikan mereka kekuatan lagi untuk tetap hidup dan berjuang, bahwa kekurangan mereka bukanlah halangan bagi mereka untuk bermimpi. Ya, walaupun tom belum berhasil menciptakan dunia yang diinginkannya, namun dia telah berhasil menyelamatkan nyawa orang. Sebuah hasil yang sangat luar biasa, dimana semua itu berawal dari mimpi. Dengan bermimpi tinggi, walau gagal, kita akan tetap menghasilkan sesuatu.
Itulah teman2, kekuatan dari sebuah mimpi. Teruslah bermimpi dan perjuangankan mimpi kalian.
Sekian dari saya, Et ducit mundum per luce
Prawedhi 19008013
Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Design Thinking, a Lesson Learned from Adi Panuntun

Kuliah minggu lalu benar-benar membuka wawasan karna kelas saya mendapat kehormatan untuk dapat pelajaran dari guest lecture Adi Panuntun. Adi Panuntun adalah seorang lulusan jurusan DKV FSRD ITB angkatan 2007 dan memiliki sebuah production house bernama Sembilan Matahari. Salah satu karya terkenalnya adalah sebuah film Cin(T)a dan Kota Tua video mapping.

Sekarang mari kita bahas mengenai ilmu yang diajarkan oleh Guest Lecture kita di kuliah kmarin. Mr. Adi Panuntun mengajarkan konsep mengenai Design Thinking.

Design Thinking adalah pemikiran dalam otak kita dengan menemukan dan menggunakan ide-ide kita yang akhirnya dapat menciptakan sesuatu. Suatu konsep menarik dalam design thinking adalah pendobrakan asumsi-asumsi kita sendiri yang selama ini menghambat terealisasinya ide-ide kita. Seperti kita tahu, kebanyakan kita tidak berani mengekspresikan ide karna alasan-alasan seperti takut salah, takut idenya tidak diterima, takut dicemooh, dll. Alasan-alasan tersebut adalah asumsi-asumsi yang kita buat sendiri di otak kita dan akhirnya membuat ide kita tidak terekspresikan dan hanya terkurung di dalam otak kita saja. Dalam konsep Design Thinking, tidak ada ide yang salah, semua ide adalah benar. Oleh karna itu hal pertama yang harus kita lawan adalah diri kita sendiri, ketakutan kita dan asumsi-asumsi kita.

Beberapa contoh orang yang dapat dikategorikan sebagai Design Thinker adalah Pak Sosro, pendiri teh botol sosro dan Pak Tirto Utomo, pendiri Aqua.

Kedua tokoh tersebut dapat dikategorikan sebagai Design Thinker karna mereka berdua telah berhasil mendobrak asumsi-asumsi yang beredar pada masa mereka. Pada saat pendirian teh botol sosro dan air minum kemasan Aqua, masyarakat pada masa itu mencemooh dan menertawakan mereka. Sebuah ide mengenai teh di dalam botol dan air putih di dalam kemasan merupakan sesuatu yang aneh dan tidak berguna. Mereka berpikir, yang namanya teh ya di bikin dan di seduh sendiri dan yang namanya air putih ya diambil dari sumur. Namun Pak Sosro dan Pak Tirto mendobrak asumsi tersebut dan menciptakan produk Teh Botol Sosro dan Aqua, yang dapat kita lihat sekarang merupakan salah satu produk terbesar dalam negri.

Selain itu juga, Design Thinking juga mengajari kita untuk mulai berpikir untuk menyelesaikan sebuah masalah dari sudut pandang ato alternatif yang berbeda. Sebagai contoh adalah bagaimana cara kita untuk menyeberangi sebuah sungai dengan 2 buah papan kayu. Jawaban tipikal biasanya adalah untuk membuat sebuah jembatan. Namun dalam diskusi kemarin, sudah mulai muncul jawaban2 yang diluar dari asumsi kita biasanya, seperti menggunakan papan kayu tersebut untuk dijadikan tongkat gala dan melompati sungai tersebut, membuat perahu, bahkan ada yang bilang jalanin aja sungainya cetek kok ( walaupun ini sedikit ngasal, tapi memang tidak pernah ada penjelasan berapa kedalaman sungai tersebut, hal ini sudah menjadi contoh dalam mendobrak asumsi kita bahwa sungai itu memiliki kedalaman yang tinggi, makanya dikasi papan kayu ). Berpikir out of the box, atau berbeda dari asumsi2 sewajarnya adalah salah satu faktor dalam Design Thinking yang dapat membawa kita ke ide-ide baru yang luar biasa.

Nah, diakhir kuliah ini, Mr. Adi Panuntun memberikan kita challenge untuk menghubungkan sebuah apel dan boardmarker.


Salah satu hal yang terpikirkan oleh saya adalah keduanya memiliki sebuah nilai yang menyenangkan dan mempunyai “teman” yang menyebalkan. Coba kita pikir, sewaktu kita melihat sebuah apel, hal-hal yang terpikirkan oleh kita adalah sesuatu yang manis, enak, menenangkan, soft, lembut, dll. Berbeda sewaktu kita melihat salah satu temannya di kalangan buah, sebuah durian, hal yang terpikirkan pertama kali oleh saya adalah rusuh. Untuk membukanya saja untuk mendapat daging buahnya sudah harus pake tenaga, susah, capek, dll. Begitu dibuka baunya pun sangat menyengat. Jauh berbeda dengan apel. Berikutnya adalah board marker, ketika kita menggunakan board marker, sudah tentu kita senang melihatnya, penuh warna-warni, indah, dapat digunakan untuk menghias, nyaman untuk digunakan dll. Berbeda dengan temannya yang menyebalkan, sebuah kapur. Sudah warnanya tidak jelas untuk dibaca, kasar, mengotori tangan, berisik dan mengeluarkan bunyi yang mengilukan. Nah itulah kedua persamaan apel dan boardmarker menurut saya. Walaupun tidak terlalu nyambung, tapi tetap saja itu ide saya dan saya telah berani mengekspresikannya.

Nah untuk challenge kedua adalah sebuah case,

There are changes in the retail market place over the next 10 years. How should we response to these changes? Suppose there are 2 different people who want to address the issue:

1) Traditional Business Strategy Class

2) Innovation and Design Class

Will they have different answers?

Traditional Business Strategy

Membaca trend melalui report analitis, melakukan analisa yang berbasis pada rasional, objektif, dan realita yang dapat dikuantifikasi. Hasil yang diambil untuk memutuskan trend untuk future retail marketplace melalui logika dan angka-angka. Hal-hal seperti perhitungan ratio dan financial analysis menjadi acuan utama. Market research dan statistik juga sangat diutamakan.

Innovation and Design

Tidak terlalu mengandalkan analisa trend research dan lebih berbasis pada kenyataan, dan pengalaman yang lebih subjektif yang dinilai dari lingkungan sosial. Metode yang digunakan adalah eksperimen untuk mendapatkan peningkatan hasil, seperti turun langsung ke lapangan. Sehingga yang mengambil keputusan akhir adalah emotional dan experiences. Mereka tidak berusaha untuk memberikan hasil terbaik, karna hasil terbaik sendiri sudah merupakan asumsi, asumsi dari banyak orang atau mayoritas masyarakat. Yang mereka berikan adalah cara yang lebih baik, yang berbeda dan inovatif.

Oke sekian pembahasan Design Thinking dari saya.

Et Ducit Mundum per Luce,

Prawedhi 19008013

 

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Innovative Company Excellency

Hallo teman-teman. Dalam rangka UTS kelas Creativity and Innovation, kali ini saya akan bercerita mengenai sebuah perusahaan yang memiliki tingkat inovasi melebihi batas. Dan pastinya teman-teman tak heran jika saya menceritakan bahwa perusahaan itu adalah :

GOOGLE

Google dengan teknologi search enginenya bisa telah dikatakan telah menjadi sebuah necessity untuk banyak orang. Google search engine, dengan kecepatan dan ketepatannya yang luar biasa merupakan alat yang biasa digunakan orang untuk mencari informasi, mau itu digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah, kantor, mencari referensi, mencari update2 baru tentang gosip, berita, games, artis dll. Saking hebatnya Google, bahkan sekelompok orang pun telah menciptakan sebuah religi yang secara kasar bisa dikatakan menyembah Google. Untuk mencapai kredibilitasnya sekarang, tentunya Google telah melakukan banyak inovasi yang luar biasa.

TECHNOLOGY INNOVATION

Teknologi Google muncul dari serangkaian perbaikan dan peningkatan teknologi secara terus menerus. Setiap perubahan teknis Google mungkin tidak akan terlalu berpengaruh untuk rata-rata pengguna Google. Tapi ketika digabung secara keseluruhan, “keunggulan teknologi” Google berasal dari inovasi inkremental tersebut.

Tapi dari semua inovasi-inovasi tersebut, core dari keunggulan search engine Google adalah sistem Page Rank yang diciptakan oleh Larry Page.

PageRank is a link analysis algorithm, named after Larry Page and used by the Google Internet search engine, that assigns a numerical weighting to each element of a hyperlinked set of documents, such as the World Wide Web, with the purpose of “measuring” its relative importance within the set. The algorithm may be applied to any collection of entities with reciprocal quotations and references. The numerical weight that it assigns to any given element E is referred to as the PageRank of E and denoted by PR(E).” – Wikipedia

Ide dasar dari Page Rank adalah untuk memberikan peringkat kepada halaman-halaman web sesuai dari banyaknya klik yang dilakukan kepada halaman tersebut. Semakin banyak klik yang dilakukan kepada halaman web tersebut, semakin tinggi peringkatnya. Larry Page dan Sergey Brin telah berhasil mengubah ide dasar ini menjadi teknologi Page Rank melalui komputasi dan perhitungan tingkat tinggi yang saya pun jika melihatnya langsung pusing. Namun itulah inovasi teknologi yang Google persembahkan kepada kita, sehingga kita pun dengan nyaman hanya tinggal menulis informasi yang diinginkan di Google search engine dan dalam hitungan sepersekian detik kita dapat mendapatkan hasilnya tanpa harus pusing-pusing melakukan kalkulasi yang dilakukan Page Rank.

PROCESS INNOVATION

Dengan teknologi Page Rank, Google telah berhasil menjadi search engine paling reliable. Namun bagaimana Google dapat menjadi search engine yang sebegitu cepatnya dan tetap mendapatkan hasil yang tepat? Tentunya dengan berbagai inovasi nya dalam tahap proses.

Google membagi aktifitasnya dalam improvisasi menjadi dua major activity, Software Engineering dan Hardware Engineering. Software engineering adalah usaha yang lebih fokus kepada Page Rank dan aplikasi lainnya. Software engineering disini berarti adalah menulis kode dan berpikir tentang bagaimana sistem komputer beroperasi untuk melakukan tugas lebih cepat.

Usaha yang satu lagi berfokus kepada hardware. Google telah melakukan banyak upgrade dan inovasi terhadap rak-rak server, penempatan kabel, alat pendingin dan pengaturan posisi data center. Hasilnya adalah operating cost yang lebih murah dan penyesuaian terhadap demand yang terus meningkat. Dengan efisiensi yang lebih tinggi dan pengeliminasian tugas2 yang merepotkan seperti melakukan back up data, inovasi hardware Google dapat memberikan keunggulan lebih daripada pesaing-pesaingnya.

Berikut adalah inovasi proses Google secara lebih mendetil yang berhasil meningkatkan efisiensi dan kecepatan google :

  1. Google File System. Dengan direksi dari Google File System, Google dapat mengoperasikan data-data centernya yang terdiri lebih dari 10,000 komputer secara otomatis tanpa intervensi manusia.
  2. Hardware2 yang berada di Google data center dapat kita temukan dan beli di toko komputer lokal kita. Google menggunakan memory, disc drives, fans dan power supplies yang sama dengan desktop PC standar kita. Hal ini membuat Google dapat mengurangi cost yang sangat tinggi namun tetap dapat menghasilkan hasil yang sama dengan super computer yang sangat mahal. Sehingga Google dapat invest lebih banyak lg untuk komputer2nya. The more computers = the faster it is.
  3. Setiap server Google menggunakan case komputer standar yang diberi nama “kotak pizza” namun dengan satu perubahan penting : setiap plugs dan portsnya berada di depan box untuk mendapatkan akses yang lebih cepat dan mudah.
  4. Rak-rak Google telah didesain untuk menampung server di sisi depan dan belakang. Hal ini dapat membuat sebuah rak standar yang tadinya hanya dapat menampung 40 pizza box server menjadi 80 pizza box server.
  5. Data center Google dapat online dalam 72 jam tidak seperti data center lainnya yang membutuhkan waktu seminggu atau bahkan sebulan untuk online.
  6. Setiap server, rak, dan data center bekerja mirip dengan yang sering kita sebut “plug and play”. Seperti sebuah mouse dicolokkan kepada USB pada laptop, jaringan data network google dapat mengidentifikasi ketika ada resource baru yang dipasang, proses ini sebagian besar dapat beroperasi tanpa intervensi manusia.

Inovasi-inovasi diatas tanpa diragukan telah dapat membantu Google melakukan prosesnya dengan sangat cepat.

PRODUCT INNOVATION

Salah satu inovasi produk Google yang sangat hebat, selain search enginenya, adalah Google Map

Google Earth merupakan sebuah program globe virtual. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Globa virtual ini memperlihatkan rumah, warna mobil, dan bahkan bayangan orang dan rambu jalan. Resolusi yang tersedia tergantung pada tempat yang dituju, tetapi kebanyakan daerah (kecuali beberapa pulau) dicakup dalam resolusi 15 meter.

Google Earth juga memiliki data model elevasi digital (DEM) yang dikumpulkan oleh Misi Topografi Rada Ulang Alik Nasa. Ini bermaksud agar kita dapat melihat Grand Canyon atau Gunung Everest dalam tiga dimensi, daripada 2D di situs/program peta lainnya. 

Meski masih menuai pro dan kontra tentang kehadirannya, Google Earth terus memperkaya inovasinya. Pada saat peluncuran Google Earth 5.0 pencinta peta digital dapat menggunakan Google Earth untuk melihat lautan, bahkan hingga ke Planet Mars.

Fitur baru ini hadir dalam software yang memungkin seseorang melihat citra gambar tentang ke dalaman laut, kondisi Mars. Tidak hanya itu saja, dengan Google Earth mampu menampilkan kondisi Bumi yang terbaru setiap waktunya.

Aplikasi yang diberi nama Google Earth 5,0 telah diujicobakan di California Academy of Sciences di San Francisco. Pada saat peresmiannya Senin kemarin, hadir mantan Wakil Presiden Amerika Serika Al Gore, penyanyi Jimmy Buffet. Kedua tokoh tersebut menyambut baik kehadiran Google Earth generasi baru tersebut.

Mereka mengatakan, perangkat ini bagus untuk mengetahui keadaan Bumi sesungguhnya dari ancaman pemanasan global, termasuk untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat tentang kondisi alam semesta dan Bumi secara nyata.

Bahkan belakangan ini pun kita sering mendengar berita bahwa Google Earth dapat melihat kecelakaan-kecelakaan mobil dan lalu lintas, menemukan orang / barang hilang dll.

BUSINESS MODEL INNOVATION

Dengan segala kecanggihan dan inovasinya, Google telah menciptakan business yang sangat besar. Namun sebenernya gimana sih business model si google ini? Kita kan makenya gratis, dia dapet duit darimana ya?

Jika pertanyaan itu sempat muncul di benak teman-teman, mari saya ceritakan business modelnya si google. Google menggunakan business model yang namanya Pay per Click.

Jika kita melakukan search menggunakan Google, sering kita lihat link-link halaman dengan judul sponsor di halaman paling depan. Nah, web2 sponsor ini lah yang membayar uang kepada Google. Dengan ditaruh halamannya di hasil paling depan, tentu kemungkinan web-web ini di browse oleh pengguna Google menjadi semakin tinggi. Dengan setiap klik yang dilakukan oleh pengguna Google untuk menelusuri link tersebut, si sponsor berkewajiban untuk membayar sejumlah uang kepada Google. Jika kurang jelas, berikut adalah kutipan dari wikipedia mengenai pay per click.

“Pay per click (Bayar per klik) berarti dibayar tiap klik adalah sebuah metode kerjasama periklanan di internet dimana webmaster atau pemilik situs akan dibayar atas setiap klik pengunjung situs pada link iklan yang terpasang di situs web atau blog miliknya. Pada umumnya program – program PPC (Pay Per Click) mengisyaratkan blog atau situs web dengan menggunakan bahasa Inggris. Ada banyak sekali program-program PPC, salah satu di antaranya adalah:

Di antara semua program – program PPC, Google AdSense adalah salah satu yang paling banyak digemari oleh publisher karena kemudahan serta bukti yang nyata untuk menghasilkan dolar dengan memasang iklan di situs web atau blog. Dengan semua ini kita bisa menghasilkan penghasilan dolar dari sebuah blog atau situs web. Semua program di atas adalah salah satu sebagian dari puluhan bahkan ratusan program-program affiliate yang berbentuk PPC (Pay Per Click).”

Saat ini telah banyak yang menggunakan sistem PPC, namun tetap lah Google yang dapat mengaplikasikan sistem tersebut dengan paling baik. Selain karena memang Google telah menciptakan prosedur terbaik, faktor dari banyaknya orang yang menggunakan search engine google juga memiliki kontribusi yang sgt besar, karena sponsor lebih memilih untuk menaruh linknya di web-web yang byk dikunjungi orang.

Ada dua model utama untuk menentukan biaya per klik: flat-rate dan bid-based. Jika teman-teman ingin lebih mengetahui lagi mengenai kedua model tersebut, teman-teman bisa cari sendiri di berbagai web, tentunya mencarinya dengan search engine Google ya. hahaha. Namun yang teman-teman harus ingat adalah, karna sistem ini merupakan bayar per klik, bukan brarti teman-teman bisa iseng untuk mengklik satu link secara terus menerus supaya si sponsor jadi bayar banyak ke Google ya. Sistem ini dapat merekam alamat internet teman2, jadinya jika di klik berulang2 pun, PPP akan menghintungnya sebagai 1 kali klik. Luar biasa ya business model ini.

CONCLUSION

Kesimpulannya adalah, jika teman2 ingin membangun perusahaan sebesar Google, teman2 harus dapat melakukan inovasi di berbagai bidang, tidak hanya di produknya saja. Pertama kita harus melakukan inovasi terhadap teknologi nya dulu karna ini adalah core dari produk kita nanti. Kemudia kita lakukan inovasi dalam prosesnya, supaya teknologi ini dapat diaplikasikan dengan efisien dan realistis. Setelah itu baru kita realisasikan kedua teknologi dan proses ini menjadi inovasi sebuah produk. Jika produk telah dapat direalisasikan, baru kita cari inovasi business model yang cocok untuk produk kita ini. Jika teman2 bisa melakukan ini, kemungkin perusahaan teman2 berkembang pesat menjadi sangat tinggi.

Sekian dan terima kasih

et ducit mundum per luce

Prawedhi

Dipublikasi di Tak Berkategori | 2 Komentar

Most important innovation

Salah satu inovasi yang impactnya paling penting buat saya adalah :

Skype

Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia. Pengguna Skype dapat berbicara dengan pengguna Skype lainnya dengan gratis, menghubungi telepon tradisional dengan biaya (skypeOut), menerima panggilan dari telepon tradisional (SkypeIn), dan menerima pesan suara.

Dengan skype, saya dapat menghubungi pacar saya yang sedang studi di Amerika, kapan saja tanpa biaya sepuas mungkin (walau sebenarnya tetap bayar biaya internet, tapi internet kan sudah jadi kebutuhan dasar jadi ya irrelevant lah)! Sungguh inovasi yang luar biasa! Yang lebih hebatnya lagi, entah kenapa, setiap kali menggunakan aplikasi skype ini, tidak pernah saya rasakan yang namanya lag atau gangguan koneksi, semuanya lancar! Jadi benar2 nyaman berhubungan menggunakan skype

Teknologi skype ditemukan oleh wirausahawan Niklas Zennström dan Janus Friis, orang yang sama yang menemukan Kazaa dan Joost (P2P untuk televisi). Skype lalu berkompetisi dengan protokol terbuka VoIP yang sudah ada seperti SIP, IAX, dan H.323. Grup Skype yang dibentuk pada bulan September 2003 lalu dibeli oleh perusahaan lelang internet raksasa di Amerika e-Bay pada bulan September 2005 dan bermarkas di Luxembourg, Jerman dengan kantor-kantor di London, Inggris, Praha, Rusia dan San Jose, California, A.S.

Sejak diluncurkan skype telah mengalami pertumbuhan pesat baik dari penggunaannya yang populer maupun pengembangan perangkat lunaknya, jasa yang ditawarkan pun menjadi beragam mulai dari penggunaan gratis maupun berbayar.

Skali lagi innovasi yang luar biasa dilakukan oleh skype, yaitu peluncuran aplikasi skype untuk Iphone!

Kenapa luar biasa? Karena skarang telfonan atau video call menggunakan Iphone menjadi gratis bagi sesama pengguna skype! Saya jadi bisa video chat dengan pacar saya di Amerika kapan saja dengan gratis (ya skali lagi sih tetep bayar biaya internet per bulan, tapi pake bb jg bayar internet per bulan kan? daripada bbman mending video chat+telfon gratis dong)! Bayangkan jika semua orang sudah mulai memakai skype di setiap handheldnya, telfonan jadi bener2 gratis ke smua orang!

 

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Kreatifitas dan Inovasi, Lebih Susah Inovasi.

Kali ini mari kita membahas creativity and innovation. Creativiy and innovation merupakan sebuah kata yang sering kita temukan di dunia bisnis saat ini. Sebegitu pentingnya creativity and innovation membuat banyak orang berargumen bahwa bisnis tidak akan bisa bertahan tanpa dua hal tersebut. Bahkan ayah saya pun telah menggantungkan bisnisnya kepada inovasi, ia melakukan transformasi terhadap perusahaan agar menanamkan nilai bahwa inovasi adalah ‘roh’ dari perusahaannya.

Sebenarnya apa itu creativity and innovation? Banyak orang yang mengaggap kedua hal tersebut adalah hal yang sama dan tidak dapat dipisahkan. Walau memang sebenarnya kedua hal tersebut adalah hal yang berkaitan dan memiliki kesamaan yaitu, proses menciptakan dan mengaplikasikan pengetahuan baru, kreatifitas dan inovasi memiliki perbedaan.

Inovasi adalah sebuah kata eksternal. Inovasi dapat diukur dan biasanya berbicara mengenai hal yang telah dites dengan seksama dan dapat berfungsi di kehidupan nyata.

Kreatifitas di lain hal, adalah kata yang lebih bersifat internal. Kreatifitas bersifat subjektif, lebih sulit diukur dan lebih sulit diartikan. Kreatifitas adalah perjalanan “kedalam” bukan “keluar”.

Orang-orang cenderung selalu menggukan kata kreatifitas dan innovasi bersamaan. Sangat jelas bagi kita mengenai hubungannya. Kreatifitas adalah memunculkan ide-ide cemerlang, lebih mirip dengan R&D, dan semua orang adalah kreatif, semua orang memiliki ide-ide cemerlang. Sebuah organisasi memiliki lebih banyak ide-ide cemerlang daripada yang dapat mereka implementasikan atau dilepas ke pasar. Inovasi di lain hal, adalah kreatifitas yang diimplementasikan. Inovasi adalah mengambil ide-ide kreatif dan melepaskannya ke dunia sehingga hal tersebut dapat mengubah kehidupan menjadi lebih baik.

Kreatifitas, memunculkan ide-ide baru, tidaklah cukup. Kita membutuhkan inovasi, pengambilan ide-ide baru atau ide-ide yang telah ada dan mengaplikasikannya ke sebuah aksi. Memunculkan ide-ide baru adalah “makanan” dari inovasi. Inovasi adalah hal yang lebih sulit dari kreatifitas, karena memunculkan ide-ide adalah bebas dan tidak bersyarat namun mengaplikasikannya ke dunia nyata membutuhkan research yang jauh lebih sulit mengenai apakah ide baru tersebut dapat diterima dan berfungsi di dunia nyata dan bagaimana mengubah ide tersebut menjadi sebuah produk atau service.

Sangatlah penting untuk membedakan kreatifitas dan inovasi karena kedua hal tersebut memiliki proses yang berbeda, resikonya berbeda, permulaan yang berbeda, memiliki iklim yang berbeda, dan memiliki konsekuensi yang berbeda.

Dengan kata lain,

Creativity = Ideas

Inovation = Ideas + Action

Sekian,

Et ducit mundum per luce,

Prawedhi

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Deadly Weapon

Post kali ini saya akan membahas tentang senjata. Kita sering mengartikan senjata adalah alat / benda yang dapat digunakan untuk melukai atau menghancurkan sesuatu. Senjata sering dianggap sebagai alat destruktif yang sebenarnya dapat digunakan juga sebagai alat defensif atau melindungi diri. Jika kita lihat lebih lanjut, definisi senjata adalah suatu alat yang digunakan untuk melukai, membunuh, atau menghancurkan suatu benda. Senjata dapat digunakan untuk menyerang maupun untuk mempertahankan, dan juga untuk mengancam dan melindungi. Apapun yang dapat digunakan untuk merusak (bahkan psikologi dan tubuh manusia) dapat dikatakan senjata.

Banyak orang yg telah menghabiskan tenaga, uang dan waktu untuk menciptakan senjata paling mematikan di dunia. Namun sebenarnya, kita semua telah memiliki senjata alami didalam tubuh kita dan mungkin sering kita gunakan dalam kegiatan sehari-hari. Salah satu senjata yang paling saya kagumi adalah:

WORDS

Sebuah satu kata saja dapat berakibat sangat fatal. Bayangkan berapa kali kita sudah menggunakan kata-kata yang telah menyakitkan orang secara sengaja maupun tidak sengaja. Ini lah berbahayanya sebuah kata-kata, kadang-kadang kita tidak dapat mengkontrolnya dan tanpa sadar kita telah melakukan sesuatu yang telah kita sesali.

Kekuatan kata-kata sangat besar, mulai hanya dari melukai hati seseorang, membuatnya jatuh sakit atau hingga membunuhnya. Saya sendiri telah melihat hasil mematikan dari kata-kata tersebut melalui pengalaman ayah saya. Ayah saya pernah bercerita bahwa suatu hari pegawai yang bekerja kepada ayah saya melakukan suatu kesalahan yang sangat merugikan perusahaan ayah saya. Tanpa sadar pun ayah saya memarahinya dengan kata-kata yang cukup tajam dan nada tinggi. Keesokan harinya, pegawai tersebut tidak masuk bekerja dan hal ini pun berlanjut untuk beberapa hari kedepan. Ternyata pegawai ini telah jatuh sakit dan dirawat dirumah sakit. Merasa bersalah, ayah saya pun datang untuk menjenguk, walaupun ia tidak meminta maaf karena ayah saya termasuk orang yang memiliki gengsi tinggi. Sesudah kejadian itu, ayah saya pun bekerja seperti biasa di hari-hari berikutnya namun dengan sayangnya suatu hari ayah saya pun menerima berita yg mengagetkan yang berisi bahwa pegawai ayah saya tersebut telah meninggal. Walaupun ia meninggal karena terserang penyakit, namun ayah saya tetap merasa bersalah karna ia merasa bahwa kata-katanya lah yang telah membuatnya jatuh sakit.

Di dunia ini banyak sekali orang sensitif dan mudah tersinggung dengan kata-kata. Hanya karna sebuah kata, kehidupan mereka dapat berubah menjadi lebih buruk. Mulai dari tidak makan seharian, tidak fokus pada pekerjaannya, mengurung diri di dalam rumah seharian hingga bunuh diri. Beberapa orang yang tinggal di lingkungan yang biasa menggunakan kata-kata kasar pun akhirnya memiliki kecacatan mental. Berikut adalah kutipan dari orang-orang yang pernah merasa tersakiti oleh kata-kata.

why do people each other with the harsh word?..my parents has thought me to not hurt others..

“Better keep silent..once people get hurt they won’t forget about it..
But then how about our feeling?..
I can easily crying because of those stupid words but it not gonna bring me down..
However it does affected my mood for the whole day..
To me, peoples with the harsh with is the people with no brain cell..
please think before you say anything..
be honest is good but please do in proper way..”

“It is funny that I saw this group tonight of all nights…. I have had to deal with some really harsh words tonight from someone really important in my life – probably one of the strongest influences in my life.  These words that were spoken tonight to me were spoken in anger, I know, but they were probably some of the meanest – if not THE meanest words that this person has ever said to me in my life!

The wound is really deep (and I am thankful for friends and family that have helped me tonight – and a very very very nice EP friend that is talking to me at 4am!) but I know my heart and I know my love for this person – I will forgive – even if they never ask for it….

I hope I remember this feeling forever – so that I will stop myself when I find that I am about to utter words that would wound someone so deeply….”

“Words are powerful you know. So powerful that it makes me cry to sleep and that it makes me think I am worthless, unloved, and non existent. Okay, honestly I am very sensitive (in many ways), I get hurt by words emotionally very easily. I may laugh it off, but when I’m alone or just quiet, I take those words seriously. I know, how immature of me to take those silly thing seriously, but hey. Those words are really hurtful, even if you don’t mean it. Especially if it came from your family or just love ones.”

“Sometimes it doesnt take more than the tone in someones voice to really wreck my day.  i dont like people who speak harshly.  unless they have a reason and i cant even really think of one off the top of my heard .  i was going to say if you broke something of theirs but even then why speak harshly?.  i would feel bad enough without some one ragging on me.  i cant remember the last time i raised my voice except singing or trying to get a taxi.  i learned from my late husband leo who grew up in an abusive foster home how awful it is to speak harshly.  leo was damaged in a way from the mental abuse, yelling, mocking, degrading he experienced and when i raised my voice at him  the first time, he expressed the agony he suffered and i never raised my voice or spoke harshly after that. it was easy once i understood.”

Words, atau kata-kata memang sangat berbahaya, salah satu senjata paling mematikan di dunia dan senjata ini dimiliki oleh semua orang. Kutipan-kutipan diatas adalah curahan hati dari orang-orang yang tinggal di wilaya barat, dimana kebudayaan di daerah tersebut adalah menggunakan direct communication / blak-blakan. Orang yang terbiasa dengan komunikasi tersebut saja masih dapat tersinggung dan berakibat berbahaya, bagaimana dengan orang-orang yg tinggal di daerah timur, yang tidak terbiasa dengan kata-kata tajam? Mungkin ini saatnya untuk kita untuk mulai membenah diri dan membiasakan menggunakan kata-kata yang lebih sopan namun tetap efektif. Setidaknya kita dapat menerapkannya kepada keluarga dan orang-orang yang kita cintai. Seperti contoh puisi di bawah ini :

I ran into a stranger as he passed by.
“Oh excuse me please” was my reply.
He said, “Please excuse me too;
I wasn’t watching for you.”
We were very polite, this stranger and I.
We went on our way and we said good-bye.

But at home a different story is told,
how we treat our loved ones, young and old.

Later that day, cooking the evening meal,
my son stood beside me very still.
When I turned, I nearly knocked him down.
“Move out of the way,” I said with a frown.
He walked away, his little heart broken.
I didn’t realize how harshly I’d spoken.

While I lay awake in bed,
God’s still small voice came to me and said,
“While dealing with a stranger, common courtesy you use,
but the children you love, you seem to abuse.
Go look on the kitchen floor,
you’ll find some flowers there by the door.”
“Those are the flowers he brought for you.
He picked them himself; pink, yellow and blue.
He stood very quietly not to spoil the surprise,
and you never saw the tears that filled his little eyes.”
By this time, I felt very small,
and now my tears began to fall.

I quietly went and knelt by his bed;
“Wake up, little one, wake up,” I said.
“Are these the flowers you picked for me?”
He smiled, “I found ’em out by the tree.”
“I picked ’em because they’re pretty like you.
I knew you’d like ’em, especially the blue.”
I said, “Son, I’m very sorry for the way I acted today;
I shouldn’t have yelled at you that way.”
He said, “Oh, Mom, that’s okay.
I love you anyway.
I said, “Son, I love you too,
and I do like the flowers, especially the blue.”

Akhir kata dari saya, words = deadly weapon.

Et ducit mundum per luce,

Prawedhi


Dipublikasi di Tak Berkategori | Tinggalkan komentar